Ratu Anti Aging Meluncurkan Buku Kesehatan Pria


Dokter spesialid anti aging, Dr. Deby Susanti Vinski, MscAA, PhD., meluncurkan buku kesehatan pria "The Power of A Man pada Jumat malam 10 November 2017.
                                        Foto : Dok. Deby Vinski 


Acara yang digelar di Lamoda Cafe, Plaza Indonesia, Jakarta itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya, pendiri John Robert Powers Indonesia, Mien R. Uno, artis Cici Paramida, Eddies Adelia, perancang Harry Darsono, Poppy Dharsono, dan banyak lagi.

Buku The Power of A Man merupakan buku kedua yang ditulis Deby Vinski. Versi pertama sudah diluncurkan November 2014 lalu. Peluncuran kali ini pun dilakukan bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun Deby.

Deby mengungkapkan bahwa buku kesehatan pria sangat langka di Indonesia. Bahkan juga di dunia. Mungkin itulah sebabnya angka harapan hidup kaum pria baik di Indonesia maupun dunia lebih pendek dari angka harapan hidup kaum Hawa.

Dalam catatan Dr. Deby, angka harapan hidup pria di Indonesia adalah 67,51 tahun, sedangkan wanita 71,74 tahun. Di Amerika Serikat, angka harapan hidup pria adalah 77,8 tahun sedangkan wanita 85 tahun.

Menurut Deby, panjang usia hanya 25% ditentukan oleh faktor genetik. Sisanya, 75% ditentukan oleh gaya hidup. Karena itu, melalui bukunya, Dr. Deby ingin berbagi tips bagaimana menjaga semangat, kebugaran dan vitalitas kaum pria melalui gaya hidup yang benar, termasuk bagaimana membina hubungan dengan pasangan. "Jangan malas mengucapkan cinta kepada pasangan, karena gaya hidup sehat dimulai dengan mencintai," kata Deby.

Deby, yang merupakan dokter spesialis anti aging pertama di Indonesia, saat ini menjabat sebagai Presiden Badan Akreditasi Anti-Aging Dunia atau World Council of Preventive Medicine (WOCPM). Ia juga menjabat Direktur Perfect Anti-Aging Clinic, President of Institute of Aesthetics & Anti-Aging Medicine (IAAM), dan Humas Indonesian Anti-Aging Society (PASTI/PERPASTI).

Keahlian Deby di bidang kedokteran anti aging membuat presiden World Society of Antiaging Medicine (WOSAAM), Thierry Hertoghe, menjulukinya The Queen of Anti Aging dunia. Penghargaan yang diraihnya antara lain, Pelopor Bidang Ilmu Pengetahuan Kedokteran Anti Aging Indonesia, Sine Dolore Award dari Spanyol, dan Socrates Award dari Oxford Inggris.
Deby Vinski yang lulusan Dresden International University (Jerman), HIS Hormone Specialist di Brussel (Belgia), dan Institute of Bioregulator dan Gerontology, Rusia, itu kini memimpin Vinski Tower, sebuah klinik anti aging berkelas dunia, di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Klinik ini meanawrkan berbagai terapi anti aging sekaligus penanganan masalah-masalah penyakit degeneratif dengan terapi Stem Sell dan terapi hormon.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana menulis E dan EU dalam Bahasa Sunda?

Pipitputih Sahabat Maya

Menangkal Hoax di Tahun Politik