Tangsel Menerapkan Sistem Online untuk Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Pemkot Tangsel meluncurkan sistem aplikasi SIAP BMD dan SP2B Online. Untuk mempermudah proses pengelolaan aset, dan pencairan dana secara efektif, efisien dan akuntabel.
Foto : dok.GATRA/Ardi
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan
berulang tahun ke-9 pada 26 November 2017 ini. Bak sebuah kado, lima
hari menjelang ulang tahunnya itu, Kota Tangsel secara resmi
menerapkan aplikasi teknologi online dalam sistem pengelolaan
keuangan dan aset daerah,
yakni apa yang disebut dengan: “SIAP-BMD dan SP2B Online”.
SIAP-BMD adalah kependekan dari Sistem Aplikasi Penatausahaan Barang
Milik Daerah, sedangkan SP2B singkatan dari Surat Pengesahan
Pendapatan dan Belanja.
SIAP-BMD
merupakan program aplikasi yang diluncurkan Kementerian Dalam Negeri
(Kemendagri) melalui Direktorat Jendral Bina Keuangan Daerah.
SIAP-BMD adalah sistem aplikasi yang memfasilitasi sistem pengelolaan
barang milik daerah, mulai dari perencanaan kebutuhan barang,
penatausahaan barang, hingga pelaporan barang milik daerah. SIAP BMD
mampu memfasilitasi proses kerja dan pengolahan data barang daerah,
dan dapat diakses di setiap tempat, setiap waktu dan oleh setiap
pihak yang berkepentingan, melalui internet. Sedangkan SP2B secara
online merupakan aplikasi pengolahan layanan yang digunakan untuk
mempermudah proses pencairan dana dari kas daerah melalui bank yang
berlangsung lebih efektif, efisien dan akuntabel.
Peluncuran
kedua aplikasi itu dilakukan Selasa 21 November 2017 di Balaikota
Tangsel oleh Plt Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Drs.
Syarifuddin, MM, bersama Walikota Tangsel, Airin Rachmi Dany. Acara
peluncuran yang dikemas dengan tema: “Mewujudkan Kota Tangsel yang
Berinovasi dan Berteknologi” itu dihadiri juga oleh Kepala Badan
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel, Warman
Syanudin, serta pimpinan dan beberapa anggota DPRD Kota Tangsel.
Walikota
Airin Rachmi Diany dalam sambutannya menyatakan terimakasih atas
kepercayaan yang diberikan Kemendagri kepada pemerintah Kota Tangsel
untuk menerapkan aplikasi SIAP-BMD. Menurut Airin, aplikasi SIAP-BMD
merupakan program yang sejalan dengan visi misi dan motto Kota
Tangsel yakni menjadikan Kota Tangsel, kota yang cerdas, berkualitas,
berdaya saing, berbasis teknologi dan inovasi. “Terimah kasih
kepada Kemendagri yang telah menjadikan Kota Tangsel sebagai
percontohan dari seluruh Kabupaten/Kota Indonesia. Mudah-mudahan
aplikasi SIAP BMD dan SP2B Online ini akan makin meningkatkan
efektivitas, efisiesni dan mempercepat proses pengerjaan semua tugas
dan pekerjaan yang selama ini dilakukan secara manual dan tentu saja
butuh waktu lebih lama,” kata Airin. Airin berharap setiap
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan aparatur terkait di Tangsel
mampu mengoperasikan aplikasi SIAP-BMD dan SP2B Online dengan baik.
Bimbingan
Teknis
Sebelumnya,
ratusan pegawai negeri sipil Kota Tangsel telah mengikuti Bimbingan
Teknis (Bimtek) aplikasi SIAP-BMD di Hotel Atria, Gading Serpong,
Senin 13 November 2017. Kegiatan berlangsung 2 tahap. Tahap pertama
dilakukan pada 13 – 15 November 2017, dan Tahap ke-2 berlangsung
pada tanggal 16 – 18 November 2017. Jumlah peserta seluruhnya
mencapai sekitar 200 orang. Bimtek bertujuan untuk meningkatkan
pemahaman dan kompetensi pengelolaan barang milik daerah melalui
aplikasi SIAP-BMD online.
Plt
Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Syarifuddin,
mengatakan bahwa Tangsel dipilih karena Walikota Airin Rachmi Diany
dinilai memiliki komitmen yang sangat kuat dalam menerapkan sistem
teknologi online ini. “Sampai saat ini baru ada 6 daerah termasuk
Tangerang Selatan, yang telah menerapkan sistem online ini, yakni
daerah-daerah yang kami anggap punya komitmen tinggi dan telah
menyiapkan segala sesuatunya untuk penerapan teknologi ini,” kata
Syarifuddin.
Kelak
seluruh daerah di Indonesia diharapkan akan menerapkan teknologi ini
secara bertahap sesuai dengan kesiapan mereka. ***
Endang
Sukendar
Dimuat
di GATRA 23 November 2017
--

Komentar
Posting Komentar