Pasar Induk yang Dikelola Secara Modern

 

Berada di lokasi strategis, Pasar Induk Modern Cikopo diharapkan mampu mendukung geliat ekonomi masyarakat terutama di kawasan pantura Jawa Barat.


 
Ada kabar gembira khususnya untuk masyarakat pantura (pantaiu utara) Jawa Barat. Sebuah pasar induk kini telah hadir di Cikopo, Purwakarta. Namanya Pasar Induk Modern Cikopo, yang dikelola oleh PT Jakatijaya Megah. Lokasinya sangat strategis, hanya 150 meter dari Pintu Tol Cikopo pada ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek, persis pada sambungan dengan Jalan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan).

Cikopo adalah kawasan yang sedang berkembang, berada di wilayah segitiga emas Jakarta-Bandung-Cirebon dengan berbagai infrastrukrtur yang sudah dan sedang terus dibangun. Misalnya, pelabuhan Patimban Subang, Bandara Kertajati Majalengka, Tol Cipali, dan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan. Selain itu, kawasan ini juga dihubungkan jalan arteri Pantura Jawa Barat, jalan provinsi Purwakarta-Subang-Cirebon, Tol Cipularang, dan berada di persimpangan rel kereta api Jakarta-Surabaya, antara jalur utara dan selatan.

CEO sekaligus owner PT Jakatijaya Megah, Drs. K.H. Muhammad Suharli, mengungkapkan bahwa luas areal Pasar Induk Modern Cikopo mencapai 30 hektare. Saat ini sudah dibangun 12 los besar. Tiap los berukuran 19m x 90m, yang berisi 112 lapak, dan luas tiap lapak 3x4 m2. Sehingga, dari 12 los besar itu tersedia 1.344 lapak yang terdiri dari 1.026 lapak buah dan sayuran, 296 lapak ikan dan daging, serta 22 lapak beras.

Selain itu sudah dibangun juga 35 kios tertutup yang masing-masing berukuran 5x12 m2, dan 16 kios berukuran 4x5m2. Ada juga ruko 3 lantai sebanyak 7 unit dan ruko 2 lantai sebanyak 5 unit. Di luar itu, masih ada 24 kios kantin. Dengan demikian, secara total, Pasar Induk Modern Cikopo sudah memiliki 1.730 lapak dan kios. Masih juga ditambah tiga kios cold storage (ruang pendingin) berukuran 6x7 m2.

Saat ini sudah ada sekitar 750 pedagang yang telah membeli 60% dari total kios dan lapak. Mereka umumnya para pedagang dari pasar induk lain yang tertarik berbisnis di Pasar Induk Modern Cikopo.

Salah satu pemilik lapak adalah Slamet, 40 tahun, asal Jakarta, yang juga pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Dua tahun lalu, ketika Pasar Induk Modern Cikopo dibuka, ia membeli 2 lapak di los sayuran dan buah-buahan. “Insya Allah prospek usaha di Pasar Induk Modern Cikopo lebih baik karena berada di lokasi yang bagus dengan akses transportasi yang mudah, dan dikelola secara modern, bersih dan rapi, sehingga tidak semrawut dan tidak kumuh," kata Slamet.

Pemilik kios lainnya, Anwar Hidayat 60 tahun, adalah pedagang sayur dari Pasar Induk Gedebage, Bandung. Ia membeli 4 lapak juga di los sayuran dan buah di Pasar Induk Modern Cikopo. “Alhamdulillah, sekarang makin ramai setelah pasar induk ini makin dikenal masyarakat. Pembeli besar kami datang dari Karawang, Subang, Indramayu, Majalengka dan lain-lain,” katanya. 

 

Kepada saya, Drs. K.H. Muhammad Suharli mengatakan bahwa pembangunan Pasar Induk sebenarnya belum rampung. "Masih ada kavling tanah yang sedang disiapkan untuk membuka los-los baru. Selain itu fasilitas juga akan makin dilengkapi meskipun saat ini sudah terbilang lengkap," kata kyai yang juga pemilik Biro Perjalanan PT Al Amin Universal, Jakarta, ini. Pasar Induk Modern Cikopo ditunjang areal parkir yang sangat luas, dan prasarana jalan yang berbeton baik. Fasilitas mushola, toilet dan kamar mandi juga sangat memadai.

K.H. Muhammad Suharli berharap, para pedagang dari Pasar Induk Cibitung, Bekasi, yang sudah terkesan semrawut dan kumuh, bisa beralih ke Pasar Induk Modern Cikopo. Pemerintah Kabupaten Bekasi sendiri sebenarnya menginginkan merelokasi Pasar Induk Cibitung. Pasar Induk Modern Cikopo tentu menjadi pilihan menarik bagi para pedagang Pasar Induk Cibitung.

Pasar Induk Modern Cikopo didesain berbeda dengan pasar-pasar induk lain. Pasar induk ini ditata modern, bersih, rapi, nyaman dan membetahkan. Keamanan juga terjamin, dengan sistem pengamanan ketat yang sama sekali tidak memberi kesempatan terjadinya praktek-praktek premanisme, pungutan liar, serta aksi kriminalitas lainnya.

Pasar Induk Modern Cikopo diharapkan mampu mendukung geliat ekonomi di kawasan pantura Jawa Barat, baik bagi para pedagang, petani produsen hasil bumi, dan tentunya bagi seluruh masyarakat secara umum.

Endang Sukendar
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana menulis E dan EU dalam Bahasa Sunda?

Pipitputih Sahabat Maya

Menangkal Hoax di Tahun Politik